Dekapan Waktu: Kota Tua yang Tersimpan

Dekapan Waktu: Kota Tua yang Tersimpan

Di peraduan antara malam dan senja,
Kota Tua terbungkus dalam dekapan waktu,
Menyimpan rahasia zaman yang jauh,
Di antara reruntuhan yang terdiam.

Jalanan berkerut, mengisahkan perjalanan,
Jejak langkah manusia yang tak lagi terdengar,
Di antara tembok-tembok yang tersemat,
Dekapan waktu memeluk erat keheningan.

Pada tiap batu yang terinjak kaki,
Tertulis cerita-cerita masa lalu yang terlupa,
Seperti puisi yang ditulis angin malam,
Dalam cahaya remang senja yang memudar.

Dekapan waktu mengalir seperti sungai,
Memeluk kuat kisah-kisah yang terpendam,
Menyampaikan pesan-pesan dari masa silam,
Dalam gemuruh bisikan-bisikan yang halus.

Kota Tua adalah perpustakaan zaman,
Dengan buku-buku berdebu yang tersimpan,
Di dalam pelukan hangat Dekapan Waktu,
Yang menjadi saksi bisu akan keabadian.