Goresan Luka di balik Sajadah

Goresan Luka di balik Sajadah

Di balik sajadah yang suci terbentang,
Goresan luka merah, rahasia tersembunyi,
Sujud tak mampu sembunyikan duka,
Dalam diam, sejuta cerita terukir.

Bagaikan pena hitam di atas kertas putih,
Goresan-goresan luka mengukir hati yang rapuh,
Doa-doa terucap dalam bisikan malam,
Namun tetap terdengar, bisu namun terasa.

Sungguh, sajadah meliputi kelembutan,
Namun, di bawahnya ada rintihan yang pilu,
Gelap tak terlihat, tetapi nyata terasa,
Goresan luka menjadi sejarah yang terpendam.

Ketika sujud menghubungkan langit dan bumi,
Goresan luka menyatu dengan doa yang tersirat,
Air mata yang turun menjadi titik-titik suci,
Mengalir membawa cerita kehidupan yang pilu.

Sajadah menyaksikan sejarah perjalanan hati,
Setiap luka adalah catatan perjuangan,
Bukan kelemahan, melainkan kekuatan yang tumbuh,
Di balik sajadah, terbaca kisah kelabu yang mengalir.

Teriring doa, semoga goresan luka memudar,
Semoga cahaya iman menyinari kegelapan,
Sajadah adalah tempat berbagi segala getir,
Di baliknya, terukir kisah penuh harap.