Gerakkan Penamu Untuk Mengukir Sejarah
Gerakkan Penamu Untuk Mengukir Sejarah
Oleh: Tatik Indarwati
Pada tanggal 1 Maret merupakan hari besar Islam yang mempunyai arti sangat penting yaitu peringatan Isra’ Mi’raj. Peringatan ini dilaksnakan untuk mengenang peristiwa luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad S.A.W. yaitu perjalanan beliau dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa dan perjalanannya sampai ke- langit 7 dengan kendaraan spesial yang sudah disiapkan oleh Allah S.W.T kusus untuk beliau.
Banyak hikmah atau kejadian yang dijadikan pedoman oleh umat Islam kususnya dari peristiwa tersebut. Perintah dan pesan penting untuk dijalankan dalam hidup di dunia guna mencapai kehidupan yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat diperlukan ilmu. Untuk mendapatkan ilmu maka manusia harus belajar dari sumber ilmu yaitu hadist dan Al-Quran. Berdasarkan ayat yang pertama turun yaitu surat Al-Alaq yang isinya memerintahkan manusia untuk membaca. Dalam hal ini membaca dapat dimaknai membaca secara fisik yaitu dengan mata atau membaca ayat-ayat Allah yang terbentang di bumi dan di langit.
Madrasah sebagai salah satu bagian dari lembaga pendidikan berusaha membangkitkan semangat peserta didik dalam membaca dan menulis maka MAN 6 mengadakan kegiatan salah satunya yaitu mengadakan lomba membuat mading 2 dimensi dengan tema Isra’ Mi’raj pada tanggal 2 Maret 2022.
Dengan melalui mading ini diharapkan peserta didik mampu meningkatkan minat membaca dan mengasah keterampilan dalam menuangkan ide-idenya serta pendapatnya yang mungkin tidak mampu disampaikan secara lisan. Karena masing-maising peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Dan potensi ini harus mendapatkan wadah untuk dapat dikembangkan secara positif dalam bimbingan para guru.
Melihat kondisi akhir-akhir ini, seiring kemajuan teknologi dalam dunia kepenulisan terjadi banyak pelanggaran yaitu copy paste. Dalam lomba ini peserta didik dididik untuk dapat membuat karya secara mandiri atau kelompok bebas dari plagiat. Kejujuran dan keberanian menyampaikan ide sangat diharapkan dari kegiatan ini. Karya yang orisinal sangat dibutuhkan untuk perkembangan keilmuan. Dengan adanya karya yang orisinal maka penghargaan terhadap suatu karya akan dapat diwujudkan.
Penghormatan terhadap suatu karya harus disuarakan terus agar kelimuan dapat terus lestari dan berkembang menjadi lebih baik sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan manusia yang semakin komplek. Mari kita gemakan terus gerakan membaca dan menulis terutama dibidang keilmuan karena generasi akan dapat membaca sejarah sebagai pedoman dalam mengambil tindakan yang berorientasi pada keilmuan dan kebanaran. Jombang/ 3-2-2022.

