Silaturahmi atau Silaturrahim

Silaturahmi atau Silaturrahim
Template canva.com

Silaturahmi atau silaturahim? Kita terkadang masih bingung mana yang benar. Dalam bahasa Arab kata yang paling tepat adalah silaturahim
Salah satu contohnya dapat ditemukan pada hadits sebagai berikut,

عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "إِنَّ الرَّحِمَ شِجْنَةٌ مُتَمَسِّكَةٌ بِاْلعَرْشِ تَكَلَّمَ بِلِسَانٍ ذَلِقٍ: "اَللَّهُمَّ صِلْ مَنْ وَصَلَنِي وَاقْطَعْ مَنْ قَطَعَنِي". فَيَقُولُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: "أَنَا الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ، وَإِنِّي شَقَقْتُ لِلرَّحِمِ مِنَ اسْمِي، فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ، وَمَنْ نَكَثَهَا نَكَثْتُهُ". [أخرجه الهيثمي]

Artinya: Diriwayatkan dari Anas, diriwayatkan dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Sesungguhnya rahim (kekerabatan) itu adalah cabang kuat di 'Arsy berdoa dengan lisan yang tajam: "Ya Allah sambunglah orang yang menyambungku dan putuslah orang yang memutusku,"
Maka Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman, "Aku adalah ar-Rahman ar-Rahim. Sungguh Aku pecahkan dari namaKu untuk rahim (kekerabatan), maka barangsiapa menyambungnya niscaya Aku menyambung orang itu, dan barangsiapa memutuskannya pasti Aku memutuskan orang itu," (HR al-Haitsami).

"Kalau bahasa Arab itu bisa berbeda dengan bahasa Jawa. Tapi kalau tasrifan tetap sama. Silaturahim itu dari isim fail (artinya) menyambung kepada orang yang kamu sambungkan. Pokoknya bahasa itu benar semua," menurut Gus Baha saat menjelaskan di depan Tenaga Kerja Indonesia di Korea.

Gus Baha menjelaskan hadits "Bukanlah bersilaturrahim orang membalas kunjungan atau pemberian, tetapi yang bersilaturrahim adalah yang menyambung apa yang putus.” (HR Bukhari).
Rasulullah SAW membagi silaturahmi kepada tiga bagian yang berhak. Yaitu hak saudara, hak tetangga, hak orang yang seagama atau seiman.
Jadi Silaturahim adalah bahasa yang digunakan dalam konteks Arab sedangkan Silaturahmi adalah bahasa Serapan yang sudah biasa di gunakan di Indonesia.

(Mada)