Cahaya Pagi Membelai Embun
Di ujung malam yang sunyi,
Datanglah sang fajar dengan pelukan mesra.
Cahaya pertama menyapa,
Lembut membelai embun yang setia.
Butir-butir bening menunggu,
Dalam hening malam yang hampir pergi.
Tetesan embun yang berkilau,
Seolah bercakap dengan sinar pagi.
Di daun hijau mereka bertengger,
Menunggu pelukan mentari.
Setiap pancaran lembut,
Adalah harapan baru yang berseri.
Pagi menyentuh dengan kasih,
Menghangatkan embun yang dingin.
Seperti janji yang terpenuhi,
Saat malam berakhir dan pagi datang menjemput.
Embun menari dalam cahaya,
Kilau mereka seperti permata.
Dalam pelukan pagi yang lembut,
Hidup terasa lebih bermakna.

