Pelatihan Manajemen Organisasi untuk membangun Organisasi yang Profesional, Berintegritas, dan Berlandaskan Nilai-nilai Keislaman

Pelatihan Manajemen Organisasi untuk membangun Organisasi yang Profesional, Berintegritas, dan Berlandaskan Nilai-nilai Keislaman

Probolinggo, 4 Mei 2026 – Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) yang diikutsertakan oleh seluruh anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Diantaranya ada 6 UKM yaitu: UKM Tapak suci, UKM Kaligrafi, UKM Tahfidz, UKM Musik, UKM Hadroh, dan UKM Admapala.

Kegiatan pelatihan manajemen organisasi yang diselenggarakan di ruang A6 kampus Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo dengan suasana yang kondusif dan interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Mahasiswa dengan pemahaman dasar hingga lanjutan mengenai pengelolaan organisasi yang efektif, mulai dari kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, kedisiplinan, hingga kerja sama tim.

Dalam pelatihan tersebut, Mahasiswa mendapatkan materi langsung dari narasumber yang berpengalaman di bidang organisasi. Narasumber pertama adalah Dekan Fakultas Hukum Ekonomi Islam (FHEI) Bpk. Imanuddin Abil Fida, Mirkh., yang membahas tema “Konsep Kepemimpinan dalam islam (Amanah & Tanggung Jawab). Adapun yang dapat disimpulkan dari materi tersebut oleh moderator adalah “kita semua adalah pemimpin untuk diri kita, dan akan dimintai pertanggungjawaban. Dimanapun, kapanpun, dan siapapun, kita pasti akan berhubungan dengan Allah SWT. dan dengan manusia (Hablum minallah wa Hablum minan naas). Raga bukanlah segalanya, tetapi batin yang baik mampu menjalankan tanggung jawab. Dengan hati, kita akan digerakkan untuk melaksanakan hal positif”.

Narasumber kedua kita yaitu oleh Biro Kemahasiswaan Bpk. Nur Wiji Sholikin, M.Pd. yang membahas tentang “Manajemen Organisasi dalam Perspektif Islam”. Adapun yang dapat disimpulkan dari materi tersebut oleh moderator adalah “proses pengelolaan harus berlandaskan nilai-nilai syariat, seperti kejujuran (amanah), keadilan (‘adl), tanggung jawab, serta kerja sama (ta’awun). Selain itu, pengambilan keputusan dalam organisasi dilakukan melalui musyawarah (syura), serta mengedepankan etika dan akhlak yang baik dalam setiap interaksi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, organisasi diharapkan mampu berjalan secara efektif, harmonis, dan membawa keberkahan bagi seluruh anggotanya.”

 Tidak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan praktik, sehingga mahasiswa dapat lebih mudah memahami serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan organisasi kampus. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka juga menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan, yang tercermin dari sesi foto bersama di akhir acara.

Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan manajerial, membangun jiwa kepemimpinan, serta menciptakan organisasi yang lebih solid dan produktif di lingkungan kampus.