Kesulitan dan Strategi Anak Dalam Belajar Membaca

Kesulitan dan Strategi Anak Dalam Belajar Membaca
Aktifitas Siswa di Kelas

Kesulitan dan Strategi Anak Dalam Belajar Membaca

peribahasa “buku adalah gudang ilmu” berarti bahwa ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas dapat diperoleh dengan dengan banyak membaca buku , dengan demikian berarti membaca merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting bagi siswa dalam menerima pelajaran , karena tanpa kemapuan membaca sangat sulit bagi siswa untuk mendapatkan informasi yang lebih baik dari buku pelajarannya.

Oleh karena membaca sangat penting dan bermanfaat bagi siswa maka belajar membaca adalah salah satu kewajiban untuk anak yang baru masuk kelas 1 SD , tetapi tidak semua anak memiliki kemampuan cepat dalam membaca . hal ini disebabkan :

  • Anak memiliki kesulitan dalam belajar
  • Kurangnya konsentrasi atau daya ingat anak saat bejar membaca
  • Anak kesulitan dalam membedakan huruf
  • Metode guru saat belajar membaca kurang tepat
  • Kurangnya perhatian guru
  • Kurangnya perhatian orang tua dirumah untuk mengajarkan membaca
  • Anak menderita disleksia yaitu suatu gangguan belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca

Demikianlah beberapa hal penyebab anak kesulitan membaca , berikut beberapa strategi yang dapat kita lakukan agar anak mudah dalam belajar membaca :

Mengenalkan huruf kepada anak

Langkah pertama dalam belajar membaca adalah mengajari anak mengenalkan huruf dari A sampai Z , selain itu pastikan anak bisa mengucapkan huruf dengan benar misalnya ketika anak melihat huruf “d” anak dengan cepat mengucapkan bahwa huruf tersebut berbunyi “de”

Mengajarkan suku kata

Mengajarkan suku kata merupakan hal yang penting dalam proses belajar membaca , jika anak sudah menguasai dan mengenal huruf , ajak anak menghafalkan suku kata  contoh: ba, bi,bu,be,bo sampai za,zi,zu,ze,zo untuk mengajarkan suku kata dengan mudah dan cepat dapat digunakan metode membaca iqro’ . Meskipun anak masih menghafal dan belum bisa membaca , setidaknya anak sudah mengerti sedikit  menguasai suku kata dan dapat membantu untuk membaca lancar.

Membaca suku kata bervariasi

Strategi selanjutnya adalah mencarikan kata yang terdapat suku kata bervariasi untuk mengajarkan anak dalam membaca dan mengajarkanya pada variasi suku kata , misalnya seperti :

  • Ka, la, ma, na, pa
  • Ki, li, mi, ni, pi
  • Ku, lu, mu, nu, pu
  • Ke, le, me, ne, pe
  • Ko, lo, mo, no, po

Latihan membaca kata utuh

Pada awalnya kemungkinan anak akan menemui kesulitan sehingga anak akan mengeja terlebih dahulu, lebih sering anak membaca dengan kata yang utuh tanpa mengeja tentu akan semakin mahir dalam membaca .

Memilih buku yang disukai anak

Dengan memilih buku yang anak sukai akan memotivasi anak agar semakin lancar membaca karena rasa ingin tahu anak mengetahui isi buku tersebut. Untuk lebih menarik minat anak dalam membaca ada baiknya jika dipilihkan buku-buku cerita bergambar.

Membaca dengan suara lantang

Dengan membaca lantang anak dapat mengetahui intonasi bacaan yang benar sesuai dengan kalimat yang diucapkannya. Selain itu membaca lantang juga akan menambah semangat anak dalam memperlancar bacaannya.

Membuat permainan dalam bacaan

Selain menggunakan permainan kata , belajar membaca dengan permainan yang mendorong anak untuk mendengar, mengenali, dan meniru bunyi kalimat dan kata. Caranya dengan memotong kartu sederhana untuk membuat kartu kata . selanjutnya minta anak untuk memilih sebuah kartu dan membaca kartu tersebut bersam-sama.

Menggunakan teknologi ( HP atau laptop)

Belajar membaca harus dilakukan secara menyenangkan bagi anak , untuk itu dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi yang ada yaitu HP atau laptop . anak akan lebih bersemangat dengan membaca melalui HP atau laptop karena saat ini anak-anak sangat menyukai bermain dengan HP atau laptop. Hal ini juga akan mempercepat anak membaca dengan cepat dan lancar.

Membaca dengan berkelompok

Anak-anak usia SD lebih menyukai belajar secara bersama-sama atau berkelompok. Anak akan lebih termotivasi dan bersemangat saat belajar membaca secara bersama-sama dibandingkan saat sendiri. Anak juga akan lebih bersemangat bercerita kembali pada temannya  tentang apa yang telah dibacanya . Hal ini akan merangsang kemampuan membacanya sekaligus berbicaranya.

 Demikianlah strategi yang dapat  dilakukan agar anak mudah dalam belajar membaca . semoga bermanfaat .