Kemajuan Peradaban Islam di Dunia

Pada abad peradaban Islam mulai menguat dan mendominasi. Islam menjadi “pusat kiblat” masyarakat Eropa yang mulai meniru budaya Islam yang memiliki suatu peradaban yang maju pada masa itu. Pada masa ini, Islam mencapai puncak masa kejayaan yang disebut sebagai “The Golden Age of Islam” atau dapat diartikan sebagai masa keemasan Islam.
Masa keemasan Islam ini terjadi pada masa kepemimpinan Bani Abbasiyah, tepatnya pada saat kepemimpinan Harun dan anaknya Ma’mun. Berbagai macam kemajuan terjadi pada masa ini, seperti ekonomi, politik, sosial, dan lain sebagainya. Hal ini tidak terlepas dari adanya Darul Hikmah yang diketahui sebagai perpustakan terbesar dengan ratusan ribu buku yang bersumber dari berbagai literatur dunia yang telah dialih bahasakan. Kemajuan dunia Islam tentang ilmu pengetahuan umum tentunya tidak terlepas dari sifat keterbukaan terhadap hal baru, baik budaya dan ilmu dari berbagai bangsa oleh pemerintahan Islam pada masa itu.
Pada masa bani Abbasiyah ini, umat Islam telah memiliki sebuah peradaban yang maju pesat jika dibanding peradaban yang lain. Kemajuan peradaban Islam ini jauh meninggalkan peradaban Eropa yang tenggelam dan mulai berkiblat kepada Islam. Terdapat beberapa aspek yang menjadi menunjang adanya kemajuan ini, seperti tradisi keilmuan, membaca, dan menganalisis suatu hal yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Sehingga, pada masa itu perkembangan ilmu pengetahuan sangat pesat dan mengakibatkan lompatan kemajuan di bidang keilmuan yang menghasilkan berbagai karya ilmiah.
Faktor-Faktor Kemajuan Peradaban Islam di Dunia Sekurang-kurangnya, ada lima faktor-faktor penentu kemajuan peradaban Islam di dunia. Faktor tersebut antara lain, sebagai berikut:
1. Interaksi Islam dengan Kebudayaan Lain
Faktor pertama kemajuan peradaban Islam di dunia adalah interaksi Islam dengan kebudayaan lain dengan menjunjung tinggi semangat toleransi. Ketika masa-masa awal penaklukan, Islam memasuki wilayah baru tetapi tidak melakukan pembasmian atau penghapusan terhadap kearifan lokal yang lebih dulu ada di wilayah tersebut, termasuk semua kebudayaan yang ada di dalamnya.
2. Kepemimpinan Pemerintahan dan Politik Sesuai Keahlian
Faktor kedua penyebab kemajuan peradaban Islam di dunia adalah penerapan ajaran Islam dalam sistem kepemimpinan pemerintahan dan politik. Semua jabatan politik dan pemerintahan diserahkan kepada orang yang benar-benar ahli dibidangnya. Pelopor model kepemimpinan seperti ini adalah Dinasti Abbasiyah. Dinasti ini mengambil model yang berbeda dari dinasti sebelumnya yang bercorak ke Arab-araban.
3. Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Politik
Faktor ketika penyebab kemajuan peradaban Islam di dunia adalah keberhasil dalam menjaga stabilitis ekonomi dan politik. Para khalifah menyadari betul bahwa ekonomi merupakan faktor terpenting dalam pembangunan suatu negara. Di masa kekhalifahan al-Mansur, beliau meletakkan kerangka perekonomian yang kuat bagi keberlangsungan dinasti untuk menjaga keuangan negara. Sejarah mencatat, setelah 22 tahun memerintah khalifah al-Mansur meninggalkan kas negara sebanyak 810 juta dirham.
4. Semangat Belajar yang Tinggi
Di masa kepemimpinan para Dinasti, umat Islam pada saat itu dikenal memiliki semangat belajar yang tinggi. Mereka melakukan gerakan penerjemahan dengan menerjemahkan buku-buku luar yang berasal bahasa lain. Karya-karya yang banyak diterjemahkan pada saat itu adalah astronomi, manthiq, filsafat, dan kedokteran. Gerakan penerjemahan ini massif dilakukan pada masa pemerintahan Al-Mansur sampai al-Ma'mun.
5. Pendirian Perpustakaan
Khalifah yang dikenal berjasa di bidang perpustakaan adalah khalifah Al-Ma'mun. Beliau membangun perpustakaan besar kerajaan yang dijadikan sebagai pusat kajian ilmu pengetahuan dan penerjemahan buku. Para penerjemah kerajaan melakukan pekerjaannya di dalam perpustakaan. Dari sini, gerakan intelektual mendapat angin segar menjadikan ilmu pengetahuan semakin maju.
Gerakan ilmu pengetahuan yang digagas oleh khalifah di masa selanjutnya mendorong lahirnya ulama dan ilmuwan besar Islam di berbagai bidang. Berikut ini adalah beberapa nama yang terkenal sampai di masa sekarang:Ulama-Ulama Besar Seperti ;
- Imam Malik
- Imam Abu Hanifah
- Imam Syafi'i
- Imam Ibn Hanbal dalam bidang hukum
Sumber : https://www.ilmusiana.com/2020/03/faktor-kemajuan-peradaban-islam.html?m=1

Nur Rahma
