Bisikan Angin di Dedap Pagi

Bisikan Angin di Dedap Pagi

Di antara dedap pagi, angin berbisik lembut,
Menyapu perlahan rintihan daun yang merintih,
Dengarlah, dalam sunyi, pesan yang tersirat,
Pada setiap hembusan, ada cerita yang tercipta.

Bisikan angin, bagai nyanyian tiada akhir,
Memeluk pagi dengan hangatnya pelukan,
Menyapu lembut, membangunkan alam yang terlelap,
Seakan menyapa, di setiap matahari terbit yang terpampang.

Lewati jalanan sunyi, di antara pohon-pohon hijau,
Dengarkanlah, di antara dedap dan embun,
Ada pesan yang tersemat dalam bisikan lembut,
Angin pagi, pembawa cerita dalam sepi yang sunyi.

Bersamanya terhampar, kisah-kisah lalu,
Rahasia bumi dan langit, terkuak dalam detik,
Bisikan angin di dedap pagi,
Menjadi syair yang mengalun dalam jiwa yang gersang.

Biarlah, dalam bisikan itu, kita temukan makna,
Hidup yang merajut, mimpi yang menggelar jalan,
Di antara dedap pagi, angin membisik,
Sebuah puisi abadi, yang terukir dalam keheningan.