Di Ujung Pelangi, Aku Menunggu
Di ujung pelangi, aku menunggu,
Ditemani warna-warna yang memudar perlahan,
Menanti kisah yang pernah kau janjikan,
Di antara langit dan bumi yang saling bersahutan.
Jejak langkahmu masih tertinggal di sini,
Menyusuri lorong-lorong kenangan yang tak pernah mati,
Dalam setiap rintik hujan, dalam setiap alunan angin,
Aku dengar suara yang pernah kau bisikkan dengan lembut.
Pelangi ini adalah janji yang tak kunjung pudar,
Meski hujan telah reda, meski mentari mulai enggan,
Di ujungnya, aku tetap menunggu,
Menggenggam harap yang tersisa, menggantung di antara senja.
Apakah kau akan datang, membawa cahaya yang dulu?
Ataukah hanya angin yang akan menghampiriku,
Mengabarkan bahwa pelangi ini tak pernah ada,
Hanya mimpi yang terbangun dari rindu yang tak pernah usai?
Namun aku tetap di sini,
Di ujung pelangi, aku menunggu,
Untuk sekali lagi melihat senyummu,
Dan menggenggam tanganmu dalam dunia yang penuh warna.

