Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) Bertema “Membangun Generasi Organisatoris yang Adaptif, Kreatif, Inovatif, dan Kolaboratif di Era Digital” di Institut Ahmad Dahlan Probolinggo
Probolinggo, 19 Desember 2024 – Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) Institut Ahmad Dahlan Probolinggo sukses melaksanakan Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan organisasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Acara ini mengangkat tema "Membangun Generasi Organisatoris yang Adaptif, Kreatif, Inovatif, dan Kolaboratif di Era Digital".
Pelatihan ini diadakan untuk membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan dalam manajemen organisasi, sekaligus menyiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan berorientasi pada teknologi. Acara yang berlangsung selama satu hari tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari program studi Tadris Matematika Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ibu Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi, S.Si., M.Pd., yang membahas pentingnya motivasi dalam berorganisasi. Dalam penyampaian materi yang penuh semangat, Ibu Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi, S.Si., M.Pd. menekankan bahwa organisasi bukan hanya tempat untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, tetapi juga sarana untuk memperluas jaringan, mengasah kreativitas, dan mengembangkan sikap kolaboratif yang sangat diperlukan di era digital. Menurut beliau, dengan berorganisasi, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan, karena organisasi adalah cermin dari dunia kerja yang penuh dinamika.
"Berorganisasi itu bukan hanya tentang memimpin, tetapi bagaimana kita bisa menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi masalah, beradaptasi dengan perubahan, dan terus berinovasi," ujar beliau.
Setelah sesi motivasi, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bapak Nur Wiji Sholikin, M.Pd., seorang praktisi manajemen organisasi yang berpengalaman. Dalam presentasinya, beliau mengajak mahasiswa untuk melihat peran penting manajemen organisasi dalam konteks dunia yang serba digital. Bapak Nur Wiji Sholikin, M.Pd. menjelaskan berbagai konsep dan strategi dalam membangun organisasi yang adaptif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif.
"Di era digital, kita harus mampu mengelola perubahan dengan cepat dan efektif. Teknologi membawa banyak peluang, tetapi juga tantangan. Oleh karena itu, generasi muda, khususnya mahasiswa, harus siap beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung tujuan organisasi," kata beliau.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam sebuah organisasi, terutama di dunia digital yang semakin terhubung. "Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kita harus mampu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama," tambahnya.
Pelatihan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang sangat antusias diikuti oleh peserta. Mahasiswa merasa terbantu dengan materi yang disampaikan, terutama dalam hal memahami bagaimana cara memimpin organisasi yang efektif di dunia digital yang serba cepat ini.
Diharapkan, pelatihan ini dapat memberikan bekal yang berguna bagi mahasiswa Tadris Matematika Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dalam mengembangkan keterampilan organisasi yang esensial, serta menyiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan kehidupan yang semakin dipengaruhi oleh teknologi.
"Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan kami dalam berorganisasi, terutama di era yang semakin digital. Kami merasa lebih siap dan percaya diri untuk menghadapi dunia kerja setelah mengikuti acara ini," ujar salah satu peserta.
Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan mahasiswa Tadris Matematika dapat menjadi generasi yang adaptif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif, siap berkontribusi di dunia organisasi dan profesi di masa depan. (tdm)

