Bahasa Rindu

Bahasa Rindu
Perempuan dan Bulan

BAHASA RINDU

Karya : Achmad Fatchur Rizqi

 

Perempuan itu berlayar di muara rindu dengan selendangnya yang terbentang sampai bulan
Ia menggenggam rambutnya sendiri, menyisirnya sendiri

"Akankah sejuk rembulan menyaksikan syahdu bahasa rinduku?" batinnya
Sayang, rembulan tak pernah mengerti bahasa rindunya
Sedang rembulan adalah teman satu-satunya malam itu

Perempuan itu merapikan rambutnya sendiri, menatanya sendiri
Ia simpan baik-baik rindunya
hingga dapat memahami rindu dengan bahasanya sendiri

 

 

(Mada)