Lomba Ngliwet Tradisional Semarakkan Peringatan HAB Kemenag ke-79 di Jombang

Lomba Ngliwet Tradisional Semarakkan Peringatan HAB Kemenag ke-79 di Jombang
Kepala Kantor Kementerian Agama beserts pegawai saat lomba Ngliwet Tradisional dalam rangka HAB Kementerian Agama yang ke-79

Jombang, 10 Januari 2025 - Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang siang ini disulap menjadi arena penuh semangat dan kebersamaan dalam perhelatan lomba nasi liwet tradisional. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-79, dengan mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”.
Kegiatan ini diikuti oleh 22 tim yang terdiri dari jajaran pegawai kemenag Kab. Jombang, pengawas, kepala madrasah dari tingkat MI hingga MA, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), se-Kabupaten Jombang. Lomba ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen berharga untuk membangun kebersamaan dan merajut kembali kenangan masa lalu, terutama bagi para peserta yang pernah menjalani kehidupan sebagai santri.

Bupati Jombang terpilih, Warsubi, saat menghadiri kegiatan puncak peringatan HAB ke-79 Kementrian Agama di halaman kantor Kemenag setempat, Jumat (10/01/2025). (Foto: panitia)

Bupati Jombang terpilih, Warsubi, hadir memberikan sambutan dan turut memeriahkan suasana. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif Kementerian Agama Kabupaten Jombang yang mengadakan lomba ini. Ia mengapresiasi Kemenag Jombang dalam membantu UMKM dalam pengurusan sertifikat halal. 
Salah satu peserta yang turut berpartisipasi adalah MAN 6 Jombang, yang dipimpin oleh Misbakhul Arif. Dengan penuh antusias, tim Misbakhul Arif menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memasak nasi liwet. Jerih payah mereka pun berbuah manis dengan meraih predikat Juara Harapan 2.

Misbakhul Arif beserta tim saat megikuti acara lomba Ngliwet Tradisional" (Jumat (10/01/2025). (Foto: Panitia)


Misbakhul Arif mengungkapkan rasa bangganya terhadap kegiatan ini. “Lomba nasi liwet tradisional ini sangat berkesan. Selain dapat bernostalgia sebagai seorang santri, kami juga merasa kegiatan ini sangat sesuai dengan tema HAB Kemenag tahun ini, yaitu “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”. tuturnya.
Kemeriahan lomba ini tidak hanya terletak pada hasil akhirnya, tetapi juga pada semangat kolaborasi dan nostalgia yang dirasakan oleh seluruh peserta. Lomba nasi liwet tradisional ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus melestarikan budaya, memperkuat harmoni, dan membangun generasi yang rukun menuju Indonesia Emas.
Acara ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Bupati Warsubi, diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan penonton yang hadir. Semangat kebersamaan dan rukun yang terpancar di acara ini menjadi wujud nyata dari komitmen Kementerian Agama Kabupaten Jombang dalam merajut harmoni dan memajukan bangsa.
Setelah prosesi penyerahan hadiah, para peserta dan tamu undangan diajak menikmati hasil masakan nasi liwet yang telah dimasak selama perlombaan. Kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan, di mana seluruh peserta duduk bersama di atas tikar yang telah disiapkan, menikmati hidangan dengan penuh keakraban.
Warsubi, dalam obrolan santai bersama para peserta, menyampaikan harapannya agar tradisi seperti ini terus dilestarikan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilestarikan bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak Masyarakat karena dapat menjadi identitas budaya Masyarakat Jombang. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, memberikan sambutan dan motivasi saat lomba Ngliwet Tradisional di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang dalam peringatan HAB Kemenag yang ke-79. Jumat (10/01/2025). (Foto: panitia)

 
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jombang juga mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia menyatakan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar perlombaan memasak, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebudayaan dan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi para kepala madrasah dan kepala KUA yang mengikuti lomba, kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi sekaligus menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat. Misbakhul Arif, yang timnya mendapatkan Juara Harapan 2, menyatakan bahwa pengalaman ini sangat berarti bagi dirinya dan timnya. "Kami pulang bukan hanya dengan hadiah, tetapi dengan kenangan manis dan semangat baru untuk terus berkarya," ungkapnya.
Lomba nasi liwet tradisional ini menjadi salah satu puncak acara yang akan terus dikenang, tidak hanya oleh para peserta, tetapi juga oleh masyarakat Kabupaten Jombang. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan nilai-nilai religius yang tercermin dalam acara ini sejalan dengan semangat HAB Kemenag ke-79, yang mengusung visi menuju Indonesia yang lebih maju dan harmonis.
Dengan berakhirnya acara ini, Kementerian Agama Kabupaten Jombang membuktikan bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan, memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal yang penuh makna. 

Pendaftaran Online MAN 6 Jombang : https://man6-jombang.sch.id/ppdb/