Lukisan Waktu di Batu Purba
Pada dinding batu yang bisu,
Tersimpan jejak langkah waktu,
Guratan tangan nenek moyang,
Mengisahkan cerita yang tak pernah hilang.
Warna alam yang dulu megah,
Kini memudar, namun tetap indah,
Di antara goresan yang tak lagi nyata,
Ada rindu yang abadi di sana.
Setiap garis, setiap lekukan,
Adalah saksi bisu zaman yang berlalu,
Bercerita tentang peradaban,
Yang pernah hidup dalam debu.
Batu purba, penjaga memori,
Menyimpan rahasia masa lalu yang sunyi,
Dalam diam, ia berbicara,
Tentang cinta, perang, dan nestapa.
Lukisan waktu, tak lekang oleh usia,
Mengajarkan kita arti dari setiap detik,
Bahwa meski kita berlalu,
Jejak kita tetap terukir di batu.
Dalam keheningan, di bawah langit yang sama,
Batu purba mengajak kita merenung,
Bahwa waktu hanyalah ilusi,
Namun kenangan tetap abadi dalam seni.

