Jejak-jejak yang Hilang di Pasir Waktu
Di hamparan pasir waktu,
kutemukan jejak-jejak kecil,
tersembunyi, hampir hilang,
terlupakan oleh gelombang masa.
Setiap butir pasir menyimpan cerita,
kenangan yang terukir di tiap tapak,
langkah-langkah yang pernah kokoh,
kini memudar di antara deru angin.
Dulu, jejak-jejak ini adalah tanda,
penuh harap dan asa,
mengarah ke cakrawala tak berujung,
menuju mimpi-mimpi yang berkilauan.
Namun waktu tak pernah berhenti,
terus bergerak dan menyapu bersih,
jejak-jejak yang pernah ada,
menjadi samar dan tak lagi dikenali.
Aku merangkai ingatan dalam senyap,
mencari jejak yang dulu kukenal,
tetapi pasir dan angin telah bersatu,
menghapus semua yang pernah ada.
Setiap butir yang jatuh dari genggaman,
adalah bagian dari kisah yang terlupakan,
kisah tentang cinta, duka, dan tawa,
terserak di antara pasir yang tak terhitung.
Kini, aku berdiri di tepian waktu,
mengamati jejak yang perlahan memudar,
dan mengerti bahwa kita semua,
hanyalah pengembara di lautan pasir.
Di setiap langkah, ada cerita,
yang mungkin akan hilang pada akhirnya,
tapi di dalam hati, jejak itu abadi,
terpatri dalam sejarah yang tak tertuliskan.

