Sepasang Sayap yang Terluka

Sepasang Sayap yang Terluka

Di kaki langit, terdengar seruan lara,
Sepasang sayap terluka, merintih di angkasa,
Patah rasa kehilangan, hinggap dalam nyala,
Mereka terbang sendiri, tanpa siapa pun menduga.

Ke mana arah langkah, sayap tak lagi kuat menggapai,
Di dalam langit kelam, langkah pincang membayang,
Keringat dan darah, mencoreng bumi yang menderita,
Sayap terluka meronta, mencari kembali sinar.

Mereka terbang jauh, mencari tujuan yang nyata,
Di dalam rindu yang mendalam, di dalam luka yang abadi,
Berdoa kepada langit, berharap pada angin,
Agar sayap terluka, kembali pulih dan merona.

Luka-luka menghiasi perjalanan mereka,
Setiap seruan rindu, menjadi lagu yang berdentum,
Mereka melangkah dengan hati yang terpangkas,
Mengarungi samudera pilu, mencari damai yang hakiki.

Namun, meski terluka, mereka tetaplah berani,
Sayap-sayap itu bukan sekadar angan yang layu,
Mereka tetap terbang, mengejar mentari senja,
Hingga di ufuk mata, terbit kembali harapan yang cerah.