Langit Patah di Ujung Doa
Di ujung senja, kutatap langit
Retak-retak menghiasi cakrawala kelabu
Seperti harapan yang jatuh perlahan
Patah di tengah doa yang tak sampai
Angin membawa rindu yang tersembunyi
Meniupkan jejak-jejak yang terhapus waktu
Kutengadah, mencari jawaban
Namun hanya sepi yang menyelimuti malam
Ada kata-kata yang kubisikkan
Melebur dalam sunyi, dalam harap yang tak terjawab
Mungkin Tuhan sedang menunda
Atau hanya aku yang tak paham arah
Langit patah, seperti hati yang tertahan
Namun doa tetap melayang, meski tak bersuara
Di ujung setiap lirih, aku percaya
Meski patah, harapan akan selalu kembali.

