Assessment Madrasah: Ajang Uji Kompetensi Peserta Didik
EDUSIANA - Sijunjung (Senin /22 April 2024), MTsN 3 Sijunjung menyelenggarakan Assessment Madrasah berbasis digital kelas 9 hari pertama pada Senin 22 April 2024, bertempat di ruang kelas MTsN 3 Sijunjung . Assessment Madrasah tahun ini menggunakan Aplikasi Geschool. Aplikasi Geschool merupakan sebuah platform manajemen sekolah yang diciptakan untuk mengatur segala kegiatan di lingkungan sekolah. Aplikasi ini menyajikan berbagai fitur yang membantu mempermudah tugas administratif di sekolah termasuk assessment. Salah satu keunggulan Geschool dalam penggunaan assessment adalah peserta didik tidak dapat mencari jawaban dari gogle. Sehingga diharapkan mereka dapat mengerjakannya dengan jujur dan percaya diri.”
Kegiatan ini diikuti oleh 207 orang peserta didik kelas 9 MTsN 3 Sijunjung dengan mata pelajaran yang diujikan hari ini Alquran Hadits dan Bahasa Indonesia. Sebelum assessment dimulai, para peserta didik berkumpul di lapangan upacara dikomandoi langsung wakil kesiswaan Ibu Misuharmi, S.Ag untuk mengikuti arahan kepala madrasah.
Dra. Hj. Yulhasni Fitri menyampaikan “Assessment Madrasah kelas 9 merupakan momentum penting dalam perjalanan pendidikan ananda semua, Berbagai materi yang telah dipelajari selama bertahun-tahun, saat ini ananda memasuki tahap terakhir dalam kurikulum madrasah. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ujian akademik saja, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan belajar ananda sepanjang masa. Ananda semua diberikan kesempatan untuk menunjukkan pemahaman dalam berbagai bidang, mulai dari ilmu agama hingga ilmu pengetahuan umum. Ikutilah assessment ini dengan jujur, mintailah ridho dari kedua orang tuamu, patuhilah bapak dan ibu gurumu karena ini adalah kunci kesuksesan” Ujarnya.
Sebelum pengawas ujian memasuki ruangan, kepala madrasah Yulhasni Fitri menghimbau “para pengawas hendaknya betul-betul melaksanakan tugasnya. Saya ingin mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga keheningan dan ketenangan di dalam ruang ujian. Pastikan bahwa setiap peserta didik ready fisik dan psikhis dalam mengerjakan soal. Faktor yang tak kalah penting jangan sampai kegagalan mereka dalam assessment ini diakibatkan karena handphone bermasalah.” Ungkapnya.
Dengan penuh kecermatan, pengawas ujian mengawasi jalannya ujian, memastikan suasana di dalam kelas tetap hening dan fokus. Ia berjaga-jaga agar tidak ada kebisingan yang mengganggu, dan siap membantu jika ada pertanyaan atau masalah teknis yang muncul dari peserta didik.
Selama proses ujian berlangsung, pengawas ujian tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran ujian. Ia mengamati setiap gerak dan tingkah laku peserta didik dengan seksama, sambil memastikan tidak ada upaya kecurangan yang terjadi. Tepat pukul 12.00 Wib selesailah pelaksanaan assessment hari ini. (J/HA)

