Perkuat Pembelajaran Kontekstual, MGMP Sosiologi MA Provinsi Jawa Timur Gelar Workshop Inspiratif di MAN 2 Kota Malang
Malang — MGMP Sosiologi Madrasah Aliyah (MA) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Penguatan Pembelajaran Sosiologi pada 16–17 Desember 2025 bertempat di MAN 2 Kota Malang. Kegiatan ini menjadi ajang strategis peningkatan kompetensi guru Sosiologi MA se-Jawa Timur dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.
Workshop mengusung tema “Ulas Komprehensif dan Membangun Pemahaman yang Abadi melalui Pembelajaran Sosiologi Berbasis Kontekstual.” Tema ini menegaskan pentingnya pembelajaran Sosiologi yang mampu mengaitkan konsep teoritis dengan realitas sosial peserta didik agar tercipta pemahaman yang mendalam dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan penting, di antaranya Dr. H. Sugiyo, M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta Dr. Najib Kusnanto, S.Ag., M.Si., Ketua Tim GTK Pendma Kemenag Provinsi Jawa Timur. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan penuh Kementerian Agama terhadap penguatan profesionalisme guru madrasah.
Selain itu, workshop juga menghadirkan narasumber akademisi dan praktisi pendidikan, yakni Desy Santi Rozakyiah, S.Pd., M.Pd., Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang, yang memberikan penguatan materi dan strategi pembelajaran Sosiologi berbasis kontekstual. Turut hadir pula Abdul Munib, S.Ag., S.Pd., M.M.Pd., Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Kabupaten Lamongan, yang berbagi praktik baik pengelolaan dan pengembangan komunitas guru madrasah.
Dalam pertemuan itu Kepala MAN 2 Kota Malang juga memberikan sambutan, beliau sangat bersyukur dan berterimaksih karena telah mengadakan kegiatan di MAN 2 Kota Malang. Hal ini menunjukkan bahwa ruh dari guru-guru Sosiologi untuk membimbing , meningkatkan kompetensinya masih sangat baik. Hal ini merupakan aura yang positif bagi dunia pendidikan, beliau bangga karena ada ada dana atau tidak dari pemerintah tapi semangat guru-guru tersebut tidak lemah bahkan menjadi tantangan bagi mereka yang mempunyai jiwa sebagai guru. Mereka menyakini bahwa Allah S.WT. punya banyak cara untuk mewujudkan harapan hambanya yang sunguh-sungguh dalam beribadah.
Ketua MGMP Sosiologi MA Provinsi Jawa Timur, H. Syaihul Muhlis, S.IP., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk menyamakan persepsi guru Sosiologi MA dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang relevan dengan dinamika sosial masyarakat.
Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan penandatangan MOU antara MGMP Sosiologi MA Provinsi Jawa Timur dengan Universitas Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Malang sebagai bentuk perwujudan komitmen MGMP Sosiologi MA Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan kompetensi guru-guru Sosiologi.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari ulasan komprehensif materi Sosiologi, penyusunan dan pengembangan perangkat ajar kontekstual, diskusi kelompok, hingga presentasi hasil kerja. Suasana workshop berlangsung interaktif dan kolaboratif, mencerminkan semangat belajar bersama antarguru Sosiologi.
Melalui kegiatan ini, MGMP Sosiologi MA Provinsi Jawa Timur berharap guru Sosiologi semakin kompak, semangat bergerak maju dan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga membentuk karakter, kepekaan sosial, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. (Ttk/red)





